Detail Berita

Peringati Kesehatan Ginjal Untuk Semua Orang Dimana Saja

By Virnanda Virgoriani 18 Mar 2019, 07:29:45 WIB - Kategori: Berita


Peringati Kesehatan Ginjal Untuk Semua Orang Dimana Saja

Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia, RSUD Blambangan menggelar acara bincang-bincang santai bersama Dokter spesialis penyakit dalam dan Ahli Gizi tanggal 14 Maret 2019. Kegiatan tersebut dilakukan di Ruang Pertemuan CT-Scan lantai 2 yang dihadiri oleh pasien beserta keluarga yang menjalani cuci darah di RSUD Blambangan.

Acara Hari Ginjal sedunia tahun ini mengangkat tema “Kidney Health for Everyone Everywhere (Kesehatan Ginjal Untuk Semua Orang dimana Saja)”. Acara yang dilakukan mulai jam 08.00 WIB secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Penunjang RSUD Blambangan Banyuwangi (Faiz Fadholi, S.Kep, Ners.) tersebut berjalan dengan meriah dengan adanya beberapa doorprize dan bingkisan yang diberikan kepada seluruh peserta yang hadir.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan bincang bincang santai bersama Ahli Gizi (Lita Arjawati, A.Md. GZ) tentang pola nutrisi pada pasien yang mengalami gagal ginjal. Sedangkan materi berikutnya disampaikan oleh Dokter Spesialis penyakit dalam (dr.Indah Reviati Kusuma, Sp.PD) tentang Kesehatan Ginjal.

Tampak para peserta bincang-bincang santai antusias menerima informasi-informasi kesehatan tersebut. Terbukti dengan tidak sedikit peserta yang aktif bertanya kepada kedua narasumber.

dr.Erbino Togama selaku ketua panitia juga menyampaikan salah satu alasan RSUD Blambangan mengadakan kegiatan ini adalah untuk mendorong gaya hidup yang sehat, mengingat sebenarnya penyakit ginjal ini dapat dicegah, ditunda, dan dikendalikan dibawah kontrol ketika ada langkah pencegahan yang tepat.

Adapun testimony dari pasien yang menjalani cuci darah di RSUD Blambangan Banyuwangi (Andi) mengungkapkan beliau sudah menjalani proses cuci darah sejak awal tahun 2010, dan ia pun sempat melewati proses dimana ia tidak sadar selama 40 hari. “Alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan untuk hidup” tutur Andi.

Selama sembilan tahun tersebut, Andi harus rela bolak balik Rumah Sakit untuk melakukan cuci darah, dan menurutnya Rumah Sakit adalah Rumah keduanya. Andi juga mengungkapkan semakin tahun pelayanan yang ada di RSUD Blambangan semakin lebih baik, dan ia juga memberikan semangat kepada pasien penderita gagal ginjal yang lainnya untuk tetap selalu bersemangat dan berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, meskipun setiap minggunya harus melakukan cuci darah



BERITA TERKAIT: