Detail Berita

MEMENGAN (MEngatasi Masalah Emosi aNak denGAn bermaiN)

By nananghidayat 14 Sep 2021, 23:30:18 WIB - Kategori: Berita


MEMENGAN (MEngatasi Masalah Emosi aNak denGAn bermaiN)

BANYUWANGI- Sebagai perawat yang bertugas di Ruang Anak, sering kali mengalami hambatan dan kesulitan dalam merawat anak- anak, dikarenakan anak – anak sulit untuk diajak kerjasama dalam pengobatan atau perawatan, berbeda dengan pasien dewasa. Karakteristik anak- anak berbeda-beda untuk masing- masing usia, oleh karena itu perawat harus benar – benar sabar namun tegas dalam merawat anak- anak yang dirawat di Rumah Sakit. Anak- anak masih sangat bergantung dengan orang tua sehingga perawat perlu melibatkan orang tua dan keluarga di dalam merawat anak. Diperlukan suatu cara bagaimana perawatan dan pengobatan pada anak bisa diberikan dengan lancar tanpa menyakiti anak atau membuat anak stres atau setidaknya meminimalkan.

 

Perawatan anak di Rumah Sakit memaksa anak harus berpisah dari lingkungan yang dirasakan aman, penuh kasih sayang dan menyenangkan, yaitu lingkungan rumah, permainan dan teman sepermainan ( Yupi Supartini 2004: 190-191)

 

Dunia anak adalah dunia bermain. Melalui kegiatan bermain, semua aspek permainan anak ditumbuhkan sehingga anak-anak menjadi lebih sehat sekaligus cerdas. Saat bermain, anak-anak mempelajari banyak hal penting. Sebagai contoh dengan bermain bersama teman, anak-anak akan lebih terasa rasa empatinya, mereka juga bisa mengatasi penolakan dan dominasi, serta bisa mengelola emosi.

 

Bermain merupakan tuntutan dan kebutuhan anak usia prasekolah karena dunia anak adalah dunia bermain. Ahmadi (1991) memberikan pengertian “ Bermain adalah suatu perbuatan yang mengandung keasyikan dan dilakukan atas dasar kehendak diri sendiri, bebas tanpa paksaan denga tujuan untuk memperoleh kesenangan pada waktu mengadaka kegiatan bermain” . Frobel dan montessori yang dikutip oleh Fuad Hasan (1998) berpendapat bahwa “ cara terbaik untuk mendidik anak dengan memanfaatkan bermain sebagai kegiatan yang alamiah dalam perkembangan anak, mereka beranggapan bahwa sambil bermain anak dapat belajar”.

 

Berdasarkan hasil observasi di Ruang Mas Alit RSUD Blambangan Banyuwangi, reaksi anak selama mendapatkan perawatan adalah menangis, merengek,berteriak, menolak saat dilakukan tindakan keperawatan.

Dari pengalaman tersebut, tentang dampak hospitalisasi pada anak maka kami ingin membuat inovasi yang berjudul “ MEMENGAN “ (MEngatasi Masalah Emosi aNak denGAn bermaiN)

 

1.      Masalah terbesar yang dihadapi di unit anda:

Pengaruh hospitalisasi pada anak yang dirawat di rumah sakit.

 

2.      Proses untuk mengatasi masalah tersebut

Intervensi yang dilakukan perawat terhadap anak pada prinsipnya untuk meminimalkan stresor, mencegah perasaan kehilangan, meminimalkan rasa takutterhadap perlakuan dan nyeri serta memaksimalkan manfaat perawatan di rumah sakit. Hal yang harus di ingat adalah bermain merupakan salah satu cara yang efektif dalam mengatasi dampak hospitalisasi ( Yupi Supartini, 2004: 200)

  

 

3.      Keunikan, kebaruan, keistimewaan, ide dari inovasi

Dengan permainan anak akan terlepas dari ketegangan dan stres yang dialaminya, karena dengan melakukan permainan anak akan dapat mengalihkan rasa sakitnya ( distraksi ) dan relaksasi melalui kesenangannya melakukan permainan. (Yupi Supartini, 2004: 128 )

Ø Perawat menyambut pasien di depan pintu masuk Ruang Mas Alit dengan memakai atribut ( topi dan pin )

Ø Di sediakan tempat bermain beserta fasilitasnya yang tidak dimiliki oleh ruangan lain.

Ø Setiap pasien diberikan topi.

Ø Meningkatkan kemampuan motorik anak.

Ø Meningkatkan kemampuan kognitif anak.

Ø Mengasah kemampuan imajinasi anak.

Ø Mengasah kemampuan komunikasi dan sosial anak.

Ø Meningkatkan kepemimpinan dan kemampuan memecahkan masalah.

 




BERITA TERKAIT: