Detail Berita

Layanan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Bedah RSUD Blambangan

By Virnanda Virgoriani 26 Feb 2019, 07:56:38 WIB - Kategori: Berita


Layanan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Bedah RSUD Blambangan

Layanan Rehabilitasi Medik merupakan pelayanan kesehatan menyeluruh pada penderita gangguan fisik dan fungsi tubuh yang tujuannya untuk meningkatkan kemampuan fungsional dan kualitas hidup guna mencapai integrasi sosial secara maksimal dengan menggunakan alat terapi fisik berdasarkan ilmu kedokteran dan rehabilitasi.

RSUD Blambangan memiliki satu dokter spesialis rehabilitasi medik yakni dr. Inggrid Melia Kartika, SpKFR. Rehabilitasi Medik RSUD Blambangan memiliki sarana prasarana yang cukup lengkap, seperti : Diathermi SWD, MWD,Infra Red, elektrostimulator, traksi lumbal.

Inggrid mengungkapkan juga kasus yang banyak ditangani di poli rehabilitasi medik adalah Low Back Pain, Cervical Root Syndrome, Stroke, Bell’s Palsy, Scoliosis, Lesi Saraf Perifer.

        Kasus yang sulit dan pernah ditangani Inggrid yakni, pertama HNP (Hernia Nukleus Pulposus) yaitu keluarnya nucleus pulposus dari discus melalui robekan annulus fibrosus keluar ke belakang/dorsal menekan medulla spinalis atau mengarah ke dorsolateral menakan saraf spinalis sehingga menimbulkan gangguan.

Mayoritas kasus tersebut terjadi pada seseorang yang melakukan aktivitas mengangkat beban yang berat dan sering membungkuk. Aktivitas ini banyak dilakukan oleh para pekerja bangunan, pembantu rumah tangga, olahragawan angkat besi, kuli pelabuhan.

Biasanya kebanyakan pasien yang menderita HNP, mereka mengobatinya dengan pijat urat dan obat-obatan gosok, karena anggapan yang salah bahwa penyakit ini hanya sakit otot biasa atau karena capek bekerja. Penderita penyakit ini sering mengeluh sakit pinggang yang menjalar ke tungkai bawah terutama pada saat aktivitas membungkuk (sholat,mencangkul).

Kedua, Brachial plexus adalah jaringan saraf yang bertugas mengirim sinyal dari tulang melakang ke bahu, lengan, dan tangan. Regangan, tekanan, atau cedera yang menyebabkan jaringan saraf ini rusak atau bahkan hingga sobek atau terputus dapat menyebabkan masalah.

Cedera yang ringan umum terjadi pada kontak fisik saat olahraga, seperti sepak bola. Cedera saraf brachial plexus juga bisa terjadi saat persalinan. Kondisi kesehatan tertentu, misalnya peradangan atau tumor, dapat memengaruhi jaringan saraf ini. Kasus cedera yang paling serius biasanya terjadi pada kecelakaan lalu lintas, yang menyebabkan tangan Anda lumpuh dan mati rasa.(*)



BERITA TERKAIT: